Iklan Semua Halaman

15 Pelaku Pariwisata Hadiri Diskusi Pengembangan Pariwisata Nias

Suara Nias
Friday, August 30, 2013
Telukdalam, NiasPost.Com ― Sebanyak 15 orang pelaku industri pariwisata di Nias Selatan mengikuti diskusi yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nias Selatan, Kamis (30/8).


Pertemuan yang diadakan di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini merupakan langkah awal yang dilakukan kepala dinas yang baru untuk mengidentifikasi penyebab pembangunan dan pengembangan pariwisata di Nias Selatan jalan di tempat.
Menurut para pelaku industri pariwisata, selama ini pemerintah daerah dinilai kurang peduli dengan mereka. Berbagai usulan, harapan, dan aspirasi mereka tidak direspon dengan baik.
Melalui pertemuan tersebut, para pelaku industri pariwisata meminta dukungan pemerintah daerah untuk pembenahan beberapa objek wisata yang sudah menjadi ikon, seperti Pantai Sorake, Pantai Lagundri, Desa Bawömataluo, dan Desa Hilisimaetanö.
Infrastruktur sarana prasarana juga menjadi pembahasan pada diskusi tersebut, mulai dari fasilitas lampu jalan, jalan setapak, lahan parkir, MCK, jalur hijau, pembenahan parit, hingga manajemen tata kelola pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nias Selatan Faböwösa Laia mengatakan, akan mengelompokkan hasil diskusi tersebut menurut skala prioritas dan melaporkannya kepada bupati.
“ Hasil pertemuan hari ini akan saya laporkan kepada bupati. Saya akan kelompokkan mana skala prioritas. Karena segala sesuatu, beliau yang menentukan kebijakan. Kalau beliau setuju, kita go,” ujar Faböwösa.
Kepada NiasPost, salah satu pelaku industri pariwisata yang hadir, Fridolyn Wau, menyambut baik pertemuan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata tersebut.
“ Bagus. Tinggal bagaimana kita menyikapi setiap realisasi pemerintah dalam membangun pariwisata kita ini. Saya sangat optimistis, kita nilai dari selera objek yang dibahas, dan setidaknya aspirasi kita ditampung,” ujar pemilik Penginapan Dollin di Sorake ini.
Menurut Dolyn, pemerintah daerah harus bisa memulihkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Perlu pembuktian, walau hal kecil saja. [DES]
Sumber : NiasPost