Iklan Semua Halaman

Nias Selatan Kembangkan Industri Kerajian Dan Kuliner

Suara Nias
Wednesday, September 4, 2013
Telukdalam, NiasPost.com ― Dari 12 kabupaten/kota di Pulau Sumatera, Nias Selatan menjadi salah satu daerah yang mendapat fasilitasi Kajian Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) dari Kementerian Perindustrian. Nias Selatan sendiri memilih industri kerajinan dan kuliner sebagai pendukung pariwisata.

“ Disebut kompetensi inti industri, bagaimana menggabungkan kemampuan sumber daya manusia di daerah dengan kondisi alam yang ada di daerah, supaya bisa memberikan hasil yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut,” ujar Umi Salamah, Kepala Seksi Inti Industri Daerah Direktorat Pengembangan Fasilitas Industri Wilayah I Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian, saat menghadiri Focus Group Discution II (FGD II), di Aula Kantor Bupati Nias Selatan, Selasa (3/9).

Menurut Umi, ada tiga langkah di dalam melaksanakan KIID, yaitu kajian, menetapkan hasil kajian menjadi peraturan menteri perindustrian, dan implementasi.

Umi berharap, di akhir tahun 2013, hasil kajian yang sedang digodok langsung ditetapkan menjadi surat keputusan menteri perindustrian, di mana di situ disebutkan, bahwa KIID Kabupaten Nias Selatan adalah industri kerajinan dan kuliner sebagai pendukung pariwisata.

Kehadiran Direktorat Pengembangan Fasilitas Industri bertujuan untuk mengembangkan wilayah sesuai dengan komoditas lokal yang ada di daerah. Dengan harapan, daerah-daerah yang berkembang itu tidak hanya di Jawa dan Bali.

Untuk tahun 2013, Direktorat Pengembangan Fasilitas Industri wilayah I hanya mengalokasikan 12 kabupaten/kota di Pulau Sumatera dan 7 kabupaten/kota di Pulau Kalimantan yang masuk dalam kajian KIID, dan hanya Nias Selatan yang mengangkat sektor pariwisata. [DES] 

Sumber : NiasPost