Iklan Semua Halaman

Tiga Tergugat Tidak Hadir, Sidang Gugatan Anggota DPRD Ditunda

Suara Nias
Wednesday, September 4, 2013
GUNUGSITOLI, NBC — Sidang perdana gugatan Yamotuho Gulõ di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Rabu (4/9/2013) atas proses pengajuan pemberhentian ke-7 anggota DPRD Kabupaten Nias Barat terpaksa ditunda, karena Ketua DPRD Ramani Daeli, Bupati Nias Barat Adrianus Aroziduhu Gulõ, dan Ketua DPC Partai Demokrasi Pembaharuan Talibudi Lahagu sebagai tergugat, tidak menghadiri sidang.
 
Penundaan sidang tersebut disampaikan oleh Hakim Anggota Sayed Fauzan yang menggantikan posisi Hakim Ketua Lucas Sahabat Duha yang didampingi seorang panitera di ruang sidang Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Rabu (4/9/2013).

“Berhubung para tergugat satu, tergugat dua dan tergugat empat belum hadir, sementara yang hadir hanya tergugat tiga, maka sidang ditunda dan dijadwalkan kembali pada 12 September 2013,” kata Sayed sambil mengetok palu.

Dalam gugatan tersebut, Ketua DPRD Ramani Daeli dinyatakan sebagai tergugat pertama, Bupati Nias Barat Adrianus Aroziduhu Gulõ sebagai tergugat kedua dan Ketua DPC Partai Demokrasi Pembaharuan Kabupaten Nias Barat Talibudi Lahagu sebagai tergugat keempat. Sementara tergugat ketiga adalah Ketua KPU Kabupaten Nias Barat Herman Zebua.

Dikatakan Sayed, agar para tergugat dapat menghadiri sidang selanjutnya, maka akan diundang secara resmi sehingga sidang selanjutnya dapat berjalan lancar.

Kirim Surat

Bupati Nias Barat Adrianus Aroziduhu Gulõ yang dihubungi NBC melalui telepon seluler mengatakan, tidak dapat menghadiri sidang tersebut karena tengah bertugas di luar daerah.

“Ketidakhadiran saya pada sidang itu berhubung ada tugas mendadak di Medan yang dilanjutkan dengan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri. Saya sudah kirim surat kepada Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli yang isinya bahwa dengan menyesal tidak dapat mengikuti sidang pertama ini dan mungkin minggu depan dapat mengikuti sidang dimaksud,” kata Adrianus.

Sementara tergugat pertama dan tergugat keempat, hingga kini belum dapat dimintai konfirmasi terkait ketidakhadiran mereka pada sidang perdana tersebut.

Seperti diberitakan NBC sebelumnya, proses pengajuan pemberhentian ke-7 anggota DPRD Kabupaten Nias Barat, yang SK pemberhentiannya dikeluarkan Gubernur Sumatera Utara, dinilai sebagai perbuatan melawan hukum. Terkait itu, anggota DPRD Nias Barat yang diberhentikan itu menyampaikan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Gunungsitoli.

“Dari ke-7 anggota DPRD tersebut, ada satu orang yang menjadi klien kami atas nama Yamotuho Gulö untuk menggugat ke PN Gunungsitoli. Dan, kami telah mendaftarkan gugatan tersebut dengan pendaftaran No. 35/PDTG/2013/PN Gunungsitoli,” ujar Adi Mansar, pengacara Yamotuho Gulõ. [NDH] 

Sumber : NBC